You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Karyamukti
Desa Karyamukti

Kec. Pataruman, Kota Banjar, Provinsi Jawa Barat

Mohon Maaf!! Website Resmi Desa Karyamukti Masih Dalam Tahap Pengembangan.

Konsep Pengembangan Kawasan Agropolitan Desa Karyamukti

Administrator 12 Desember 2021 Dibaca 36 Kali

Rencana Pengembangan Kawasan Agropolitan desa Karyamukti direncanakan seluas 10 hektar. Recana Agrowisata seluas 2,82 hektar yang memiliki fasilitas terdiri dari Kolam Renang, Pusat informasi, Kolam renang, MCK & Toilet, Spot Foto, Jembatan kaca, Camping Ground, Objek Wisata Batu, Lahan Parkir, Kereta gantung, Taman bunga, dan Landmark PASIR CABE. Selain itu ada wisata Taman bunga yang direncanakan mengembangkan bunga aster, bunga bougenville, bunga tulip, dan bunga keladi.

Pada rencana Agropolitan direncanakan seluas 7,33 hektar yang dibagi menjadi 2 kawasan yang pertama seluas 4,34 hektar dengan tanaman yang akan dikembangkan yaitu  porang dan talas beneng kemudian kawasan yang kedua seluas 2,98 hektar dengan tanaman yang akan dikembangkan yaitu Rambutan Sibatulawang, Lengkeng, dan Mangga.

  1. Potensi dari Desa Karyamukti adalah wisata batu sehigga dalam perencanaan pembangunan kawasan agropolitan ini jangan sampai mengganggu situs batu yang telah ada. Diharapkan wisata batu tersebut dapat menjadi daya tarik wisatawan.
  2. Karyamukti berada pada dataran tinggi dengan kondisi yang curam oleh karena itu dalam pembangunan kawasan agropolitan ini harus sangan diperhatikan keamanan dan kenyamanannya agar tidak menimbulkan masalah baru seperti bencana, dsb.
  3. Diharapkan kawasan agropolitan ini dapat meninngkatkan perekonomian masyarakat di sekitarnya.
  4. Masyarakat berharap untuk dilibatkan dalam pembangunan kawasan agropolitan ini agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar.
  5. Akses jalan menuju kawasan agropolitan Desa Karyamukti belum optimal karena jalan yang masih berbatu dan curam sehingga diharapkan yang pertama diperhatikan adalah akses untuk memudahkan dalam proses pembangunan kawasan agropolitan.
  6. Diharapkan disediakan semacam buggy untuk memudahkan para wisatawan mencapai kawasan agropolitan karena untuk kendaraan tidak dapat dipakai masuk kawasan karena lahan yang terbatas.

Sumber : Bappeda Kota Banjar

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image