Beranda / Berita / Peduli Literasi, Mahasiswa UIN Bandung Pelopori KABABUK di Karyamukti Banjar

Peduli Literasi, Mahasiswa UIN Bandung Pelopori KABABUK di Karyamukti Banjar

KABABUK (Kampung Baca Buku)

Kababuk
Kepala Desa Karyamukti, Kabid Perpustakaan DKPD Banjar serta mahasiswa UIN SGD Bandung saat peresmian Kababuk di Dusun Cigadung. Foto: Istimewa

Puluhan mahasiswa UIN SGD Bandung yang tergabung dalam Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sistem Pendampingan Masyarakat (Sisdamas) di Desa Karyamukti Kecamatan Pataruman Kota Banjar menghadirkan berbagai program kegiatan untuk masyarakat.

Seperti halnya Kampung Baca Buku (Kababuk) yang baru saja pada Kamis (31/08/2017) diresmikan di Dusun Cigadung oleh Kepala Desa Karyamukti beserta Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (DKPD) Kota Banjar. Mereka terinspirasi menggunakan “Dongdang” yang mana sebagai salah satu bentuk pesta masyarakat khas Desa Karyamukti setiap memperingati Hari Kemerdekaan RI.

“Supaya semangat 17 Agustus terus bergema di sini, kita memiliki inisiatif mengkampenyekan budaya literasi dengan memadukan antara tradisi masyarakat dengan kegiatan literasi,” ujar salah satu mahasiswa, Danial Iqbal.

Dengan gagasan Kababuk tersebut, Danial menjelaskan, para mahasiswa membentuk kepengurusan dari para pemuda setempat untuk melanjutkan kegiatan literasi sepeninggal KKN yang hanya berlangsung cukup singkat, 30 hari.

“Kita sadari waktu kita lumayan singkat. Maka dari itu, untuk melanjutkan program ini kita sengaja bentuk kepengurusan dari warga maupun para pemuda agar semangat 17 Agustus terus ada di Karyamukti,” imbuhnya.

Di lokasi peresmian, Ajat Sudrajat, Kepala Desa Karyamukti, mengaku Kababuk yang dipelopori para mahasiswa UIN SGD Bandung adalah sesuatu yang mewah. Sebab, selain merupakan program literasi pertama kalinya di Karyamukti, hingga saat ini belum ada yang muncul soal pengembangan budaya literasi di desanya.

“Kalau dibilang biasa-biasa saja atau sebatas wacana saya kira kurang tepat. Sebab, ini sudah ada buktinya dan tinggal dilanjutkan lagi serta diintensifkan kreatifitasnya oleh pengurus baru supaya pendidikan masyarakat semakin maju melalui Kababuk,” ujarnya.

Dari informasi yang dihimpun HR Online, sebelum peresmian Kababuk, para mahasiswa menggelar tabligh akbar dengan penceramah Gun Gun Gunawan Abdul Jawad, anggota DPRD Kota Banjar, di halaman kantor desa bersama ratusan masyrakat.

“Saya apreasiasi para mahasiswa dari UIN SGD Bandung yang sedang KKN di Banjar terbukti adanya berbagai kegiatan maupun program yang erat kaitannya dengan masyarakat, terutama dalam peningkatan budaya literasi,” ujarnya saat dikonfirmasi HR Online.

Sumber : harapanrakyat.com

Bagikan ini:

Periksa Juga

Limbah Batok Kelapa Bisa Menjadi Sumber Penghasilan

Limbah Batok Kelapa Bisa Menjadi Sumber Penghasilan

Limbah batok kelapa yang selama ini seringkali diabaikan, ternyata jika diolah dengan kreatif bisa  menjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.